Enam Kiat Sukses Mencari Ide dan Peluang Usaha Baru, GRATIS!

Topik kita kali ini adalah Enam Kiat Sukses Mencari Ide dan Peluang Usaha Baru, GRATIS!. Ide bisnis ini bisa datang kapan saja dan di mana saja. Jadi Anda sepatutnya selalu sensitif. Sebagian orang bahkan lebih memilih untuk meniru popularitas usaha, daripada menggali sebuah ide bisnis baru yang lebih kreatif.

Enam Kiat Sukses Mencari Ide dan Peluang Usaha Baru, GRATIS!

Orang­orang tadi berpendapat bahwa dengan meniru tren bisnis yang telah pasti dimakan pasar, usahanya akan lebih menguntungkan. Mereka hanya memandang sisi profit dikala ini saja, bentang pendek, tanpa mencari tahu bagaimana si “pencetus inspirasi usaha” memulai bisnisnya pertama kali.

Para pengikut popularitas umumnya lupa bahwa sebuah bisnis juga akan mengalami spot jenuh tertentu. Oleh karenanya sebisa mungkin jangan buka usaha sebab ikut­ikutan popularitas. Kecuali Anda mau gonta­ganti usaha.

Enam Kiat Sukses Mencari Ide dan Peluang Usaha Baru, GRATIS!

Ingat, dalam praktik, sebuah bisnis berpeluang menjadi besar dan kian berkembang kalau tingkat persaingan kecil, sementara tingkat keperluan tinggi. Atau, jikalau kompetisi ketat maka bisnis Anda seharusnya punya keunikan dan keunggulan dibanding bisnis serupa yang dilakukan para pesaing.

Contohnya, bisnis laundry kiloan. Saat ini bisnis laundry ini telah menjamur. Di setiap sudut kota, Anda dapat dengan mudah menemukan outlet laundry kiloan. Bila Anda memang berniat terjun ke bisnis laundry Anda seharusnya memiliki keunggulan sendiri. Misalnya: layanan antar jemput, ketepatan waktu, packaging dan berani memberi after sales service atau jaminan jikalau jika terjadi komplain dari pelanggan, dsb.

Enam Kiat Sukses Mencari Ide dan Peluang Usaha Baru, GRATIS!

Anda mau mulai memikirkan tipe bisnis yang mau dilakoni! Anda dapat memulainya dengan menjalankan pertimbangan­pertimbangan seperti berikut. Siapa tahu dari sini akan timbul inspirasi bisnis baru yang menjanjikan:

1. Hobi

Bila bisnis yang Anda pilih pantas dengan hobi, sesungguhnya ini merupakan opsi terbaik. Sebab, sudah pasti Anda akan suka bisnis yang ialah hobi Anda. Anda akan lebih serius dan pastinya akan lebih telaten mengoptimalkan bisnis ini. Kecuali itu, opsi bisnis yang berasal dari hobi menciptakan Anda mengenal dengan baik seluk­beluk hobi tersebut.

Pun dengan alasan hobi, Anda semakin rajin mencari tahu dan mempelajari apa yang jadi hobi Anda. Bukan tak mungkin Anda jadi punya keahlian berhubungan dengan hobi tadi. Ini juga dapat menjadi modal awal Anda untuk membuka usaha.

Misalnya: Anda hobi memelihara hewan. Anda dapat menjalankan tempat perawatan dan penitipan binatang. Hobi memasak membawa Anda ke arah mendirikan rumah makan. Hobi berkebun dapat memudahkan Anda dalam memasarkan tanaman, dsb.

Enam Kiat Sukses Mencari Ide dan Peluang Usaha Baru, GRATIS!

2. Pengalaman Kerja

Pengalaman ini dapat menasihati Anda menemukan bisnis yang tepat sesuai kecakapan yang sebelumnya Anda dapat dari pengalaman kerja. Anda dapat membuka usaha salon sendiri seandainya sebelumnya bekerja di salon. Atau jikalau Anda sebelumnya berkarya sebagai reporter, karenanya Anda bisa mendapatkan penghasilan dari rumah dengan menjadi penulis lepas, dan lainnya.

3. Keahlian

Pendekatan berdasar keahlian ialah apabila Anda memiliki keahlian atau keterampilan teknis tertentu, yang lazimnya didapatkan via pendidikan. Seumpama seorang lulusan kedokteran berprofesi sama dengan sahabat­teman seprofesinya membuka klinik praktik dokter bersama. Membikin juga bisa dikerjakan kalau Anda kebetulan yaitu tamatan undang-undang, Anda dapat membuka kantor notaris bersama rekan atau kantor advokat, dll.

Enam Kiat Sukses Mencari Ide dan Peluang Usaha Baru, GRATIS!

4. Membuat Inovasi Baru

Ini sesungguhnya yakni pendekatan yang sifatnya paling kreatif. Bagaimana tak? Kalau di sini Anda berupaya menggali ide­ide baru, sehingga produk / jasa yang Anda tawarkan benar­benar original, unik dan tidak ada yang menyamai. Atau mungkin produk dan jasa yang Anda tawarkan sesungguhnya sudah ada sebelumnya, tetapi Anda mencoba memberikan sentuhan baru atau hanya modifikasi sehingga produk atau jasa tadi bisa tarn piI lebih mempesona.

Kecuali: Jikalau selama ini buah­buahan cuma diciptakan sebagai manisan, Anda dapat membuatnya menjadi krupuk. Ingat, beberapa besar masyarakat benar-benar suka kerupuk. Adanya krupuk berbahan buah­buahan akan memperkaya tipe kerupuk yang telah ada. Kecuali itu, kerupuk hasil olahan Anda juga menjadi alternatif baru bagi para penggemar kripik.

Enam Kiat Sukses Mencari Ide dan Peluang Usaha Baru, GRATIS!

5. Menyesuaikan dengan Kebutuhan Masyarakat Sekitar

Ide bisnis bisa muncul dikala Anda mengamati keperluan masyarakat sekitar. Nggak perlu jauh­jauh, cukup masyarakat di lingkungan daerah tinggal Anda. Sebagai model: Jika rumah Anda dekat dengan kawasan kampus, meskipun kos­kosan sudah mulai menjamur di sekitarnya, mengapa Anda tak membuka usaha makanan rantangan untuk mahasiswa, membuka laundry, atau jasa alih bahasa dan pengetikan? Kekerabatan saja bukan?

6. Memanfaatkan Relasi dan Koneksi

Relasi dan koneksi sesungguhnya dapat Anda ‘manfaatkan’ dalam bisnis. Pemanfaatan di sini dalam arti yang positif lho. Bukan berarti Anda memanfaatkan jabatan mereka untuk mempermudah mendapatkan izin usaha atau untuk menekan pihak lain yang Anda anggap “menghambat” bisnis Anda.

Enam Kiat Sukses Mencari Ide dan Peluang Usaha Baru, GRATIS!

Contoh: Jikalau suami atau salah satu keluarga Anda menjadi dokter, kenapa Anda tidak mencoba membuka katering menu makanan sehat bagi hubungan­relasinya. Atau katering diet bagi pasien­pasien mereka. Semisal membikin menu khusus bagi penderita diabetes, asam urat, dll.

Banyak sekali kesempatan dan jalan untuk jadi pebisnis! Semuanya legal­legal saja untuk dicoba. Jadi, jangan ragu untuk memulai bisnis baru. sesuatu bisa diawali dari apa yang ada di sekeliling Anda.

Sekian informasi perihal Enam Kiat Sukses Mencari Ide dan Peluang Usaha Baru, GRATIS!, semoga artikel ini mencerahkan Anda. Mohon artikel ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Leave a Reply